Materi Mata Kuliah

00 jam 00 menit 00 detik

    Materi belum tersedia

00 jam 00 menit 00 detik

    Materi belum tersedia

00 jam 00 menit 00 detik

    Materi belum tersedia

00 jam 10 menit 00 detik

00 jam 00 menit 00 detik

    Materi belum tersedia

00 jam 00 menit 00 detik

    Materi belum tersedia

00 jam 00 menit 00 detik

    Materi belum tersedia

00 jam 00 menit 00 detik

    Materi belum tersedia

00 jam 00 menit 00 detik

    Materi belum tersedia

Pengenalan JavaScript

JavaScript adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat website menjadi interaktif dan dinamis. Jika HTML berfungsi sebagai struktur dan CSS sebagai tampilan, maka JavaScript berperan dalam memberikan interaksi pada pengguna.

Contoh interaksi yang dapat dibuat dengan JavaScript:

  • Klik tombol
  • Validasi form
  • Menampilkan popup
  • Mengubah konten halaman tanpa reload

Fungsi JavaScript dalam Website

JavaScript memiliki beberapa fungsi utama dalam pengembangan web, yaitu:

1. Membuat Interaksi Pengguna

Contohnya:

  • Klik tombol
  • Hover mouse
  • Input data

2. Manipulasi Konten (DOM)

JavaScript dapat mengubah isi halaman tanpa reload.

Contoh:

  • Mengubah teks
  • Menampilkan atau menyembunyikan elemen

3. Validasi Form

Memastikan data yang dimasukkan pengguna sudah benar sebelum dikirim ke server.

Contoh:

  • Cek input kosong
  • Validasi email

4. Membuat Animasi dan Efek

Seperti:

  • Slider
  • Popup
  • Transisi

Cara Menambahkan JavaScript ke HTML

Ada 3 cara utama menggunakan JavaScript dalam HTML:


1. Inline JavaScript

JavaScript ditulis langsung di dalam atribut HTML.

Contoh:

<button onclick="alert('Hello World')">Klik Saya</button>

Digunakan untuk contoh sederhana, tetapi tidak disarankan untuk project besar.

2. Internal JavaScript

JavaScript ditulis di dalam tag <script> pada file HTML.

Contoh:

<script>
alert("Hello dari Internal JavaScript");
</script>

Biasanya diletakkan di:

  • <head> atau
  • sebelum </body>

3. External JavaScript

JavaScript ditulis di file terpisah dengan ekstensi .js.

Contoh file script.js:

alert("Hello dari External JS");

Dipanggil di HTML:

<script src="script.js"></script>

Cara ini paling direkomendasikan karena:

  • Kode lebih rapi
  • Mudah dikelola
  • Bisa digunakan ulang

Contoh Program JavaScript Sederhana

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Belajar JavaScript</title>
</head>
<body>

<h1>Belajar JavaScript</h1>

<button onclick="tampilkanPesan()">Klik Saya</button>

<script>
function tampilkanPesan() {
alert("Halo, ini JavaScript!");
}
</script>

</body>
</html>

Kelebihan JavaScript

  • Membuat website interaktif
  • Bisa berjalan di browser tanpa install tambahan
  • Mendukung pengembangan frontend modern
  • Banyak library & framework (React, Vue, dll)

Kekurangan JavaScript

 

  • Bergantung pada browser
  • Bisa dinonaktifkan oleh user
  • Tidak aman untuk logika sensitif (harus di backend)

Kesimpulan

JavaScript adalah bahasa pemrograman yang sangat penting dalam pengembangan website modern karena mampu membuat halaman menjadi interaktif dan dinamis. Dengan memahami dasar JavaScript serta cara penggunaannya dalam HTML, mahasiswa dapat mulai membangun fitur interaktif sederhana pada website. Penguasaan JavaScript menjadi langkah awal sebelum mempelajari framework atau teknologi web yang lebih kompleks.

 


Report Error