Materi Mata Kuliah

00 jam 00 menit 00 detik

    Materi belum tersedia

00 jam 00 menit 00 detik

    Materi belum tersedia

00 jam 00 menit 00 detik

    Materi belum tersedia

00 jam 10 menit 00 detik

00 jam 00 menit 00 detik

    Materi belum tersedia

00 jam 00 menit 00 detik

    Materi belum tersedia

00 jam 00 menit 00 detik

    Materi belum tersedia

00 jam 00 menit 00 detik

    Materi belum tersedia

00 jam 00 menit 00 detik

    Materi belum tersedia

Pengenalan Database dan Konfigurasi Koneksi MySQL pada Laravel

Capaian Pembelajaran

Mahasiswa mampu memahami konsep database pada aplikasi web, mengetahui jenis database yang didukung Laravel, melakukan konfigurasi koneksi database MySQL pada file .env, memahami struktur konfigurasi database Laravel, serta melakukan testing koneksi database.


Pendahuluan

Dalam pengembangan aplikasi web menggunakan Laravel, database digunakan untuk:

  • Menyimpan data aplikasi
  • Mengelola informasi pengguna
  • Menyimpan transaksi
  • Menyimpan data dinamis website

Laravel menyediakan sistem koneksi database yang:

  • Mudah dikonfigurasi
  • Fleksibel
  • Mendukung banyak jenis database

1. Pengertian Database dalam Aplikasi Web

A. Pengertian Database

Database adalah kumpulan data yang disimpan secara terstruktur di dalam sistem komputer dan dapat diakses, dikelola, serta diperbarui dengan mudah.


B. Fungsi Database pada Aplikasi Web

Database digunakan untuk:

  • Menyimpan data user
  • Menyimpan artikel
  • Menyimpan transaksi
  • Menyimpan data produk
  • Menyimpan data login

C. Contoh Penggunaan Database

Jenis Aplikasi Data yang Disimpan
E-Commerce Produk, transaksi
Rumah Sakit Data pasien
Sistem Akademik Data mahasiswa
Media Sosial User dan postingan

D. Hubungan Laravel dan Database

Laravel menggunakan database untuk:

  • CRUD data
  • Authentication
  • Menyimpan informasi aplikasi
  • Relasi antar data

E. Database Management System (DBMS)

DBMS adalah software untuk mengelola database.

Contoh:

  • MySQL
  • PostgreSQL
  • SQLite
  • SQL Server

F. Pengertian MySQL

MySQL adalah database management system berbasis relational database yang paling banyak digunakan bersama Laravel.


G. Keunggulan MySQL

Keunggulan Penjelasan
Gratis Open source
Cepat Performa baik
Stabil Banyak digunakan
Mudah digunakan Cocok untuk pemula

2. Jenis Database yang Didukung Laravel

A. Dukungan Database Laravel

Laravel mendukung berbagai jenis database.


B. Database yang Didukung

Database Keterangan
MySQL Paling umum digunakan
PostgreSQL Enterprise database
SQLite Database ringan
SQL Server Database Microsoft

C. Database Default Laravel

Secara umum Laravel paling sering digunakan dengan:

  • MySQL

karena:

  • Mudah digunakan
  • Banyak tutorial
  • Stabil untuk web development

D. SQLite pada Laravel

SQLite digunakan untuk:

  • Testing
  • Project kecil
  • Development sederhana

E. PostgreSQL pada Laravel

PostgreSQL cocok untuk:

  • Sistem enterprise
  • Data kompleks
  • Skalabilitas besar

F. SQL Server pada Laravel

SQL Server biasanya digunakan pada:

  • Sistem perusahaan berbasis Microsoft

G. Driver Database Laravel

Laravel menggunakan:

  • Database driver

untuk menghubungkan aplikasi dengan database.


H. Contoh Driver pada Laravel

 
DB_CONNECTION=mysql
 

3. Konfigurasi Database pada File .env

A. Pengertian File .env

File:

 
.env
 

digunakan untuk:

  • Menyimpan konfigurasi aplikasi Laravel.

B. Lokasi File .env

 
project-laravel/.env
 

C. Konfigurasi Database MySQL

Contoh:

 
DB_CONNECTION=mysql
DB_HOST=127.0.0.1
DB_PORT=3306
DB_DATABASE=belajar_laravel
DB_USERNAME=root
DB_PASSWORD=
 

D. Penjelasan Konfigurasi

Konfigurasi Fungsi
DB_CONNECTION Jenis database
DB_HOST Host database
DB_PORT Port database
DB_DATABASE Nama database
DB_USERNAME Username database
DB_PASSWORD Password database

E. Penjelasan Host Database

 
DB_HOST=127.0.0.1
 

Artinya:

  • Database berada di komputer lokal.

F. Penjelasan Port Database

 
DB_PORT=3306
 

Port default MySQL:

  • 3306

G. Contoh Database pada MAMP Pro

Jika menggunakan MAMP PRO biasanya port MySQL:

 
DB_PORT=8889
 

H. Fungsi File .env

Digunakan untuk:

  • Keamanan konfigurasi
  • Memisahkan konfigurasi development dan production
  • Menyimpan data sensitif

4. Struktur Konfigurasi Database Laravel

A. File Konfigurasi Database

Laravel memiliki file konfigurasi database pada:

 
config/database.php
 

B. Fungsi database.php

Digunakan untuk:

  • Mengatur seluruh koneksi database Laravel.

C. Struktur Konfigurasi

Contoh:

 
'default' => env('DB_CONNECTION', 'mysql'),
 

D. Fungsi env()

 
env()
 

Digunakan untuk:

  • Mengambil data dari file .env

E. Struktur Koneksi MySQL

 
'mysql' => [
'driver' => 'mysql',
'host' => env('DB_HOST', '127.0.0.1'),
]
 

F. Cara Laravel Membaca Database

Alur:

 
.env

config/database.php

Laravel Database Connection

MySQL
 

G. Fungsi Konfigurasi Database

Digunakan untuk:

  • Koneksi database
  • Query database
  • Migration
  • Authentication

H. Cache Konfigurasi Laravel

Jika konfigurasi .env berubah:

 
php artisan config:clear
 

5. Testing Koneksi Database

A. Tujuan Testing Database

Testing dilakukan untuk memastikan:

  • Laravel berhasil terhubung dengan MySQL.

B. Membuat Database MySQL

Buka phpMyAdmin atau MySQL.

Buat database:

 
belajar_laravel
 

C. Menjalankan Migration

Command:

 
php artisan migrate
 

D. Hasil Migration Berhasil

Jika berhasil:

 
Migration table created successfully.
 

E. Tabel Default Laravel

Laravel akan membuat tabel:

  • users
  • password_reset_tokens
  • failed_jobs

F. Error Koneksi Database

Jika gagal biasanya muncul:

  • SQLSTATE error
  • Access denied
  • Connection refused

G. Penyebab Error Database

Penyebab Penjelasan
MySQL belum aktif Database server mati
Database belum dibuat Nama database salah
Username salah User database salah
Port salah Port MySQL berbeda

H. Solusi Error Database

Solusi Penjelasan
Jalankan MySQL Aktifkan database
Cek file .env Pastikan benar
Cek database Pastikan tersedia
Clear config Jalankan config:clear

Praktikum

Praktikum 1 — Membuat Database

Buat database:

 
belajar_laravel
 

menggunakan phpMyAdmin.


Praktikum 2 — Konfigurasi File .env

Edit:

 
DB_DATABASE=belajar_laravel
DB_USERNAME=root
DB_PASSWORD=
 

Praktikum 3 — Menjalankan Migration

Command:

 
php artisan migrate
 

Praktikum 4 — Testing Koneksi

Jika migration berhasil:

  • Database terkoneksi dengan Laravel.

Tugas Praktikum

Tugas Individu

  1. Buat database MySQL baru
  2. Hubungkan Laravel dengan database menggunakan file .env
  3. Jalankan migration Laravel
  4. Screenshot:
    • File .env
    • Database MySQL
    • Hasil migrate berhasil
  5. Jelaskan:
    • Pengertian database
    • Fungsi database pada Laravel
    • Fungsi file .env
    • Fungsi migration

Kesimpulan

Database merupakan komponen penting dalam aplikasi web Laravel untuk menyimpan data secara terstruktur. Dengan memahami konfigurasi database MySQL melalui file .env, struktur konfigurasi Laravel, serta testing koneksi database, mahasiswa dapat mulai membangun aplikasi Laravel yang terintegrasi dengan sistem database secara profesional.


Report Error