Jejak pengalaman belajar dan sharing IT saya, semua tertuang disini.
Materi belum tersedia
Materi belum tersedia
Materi belum tersedia
Materi belum tersedia
Materi belum tersedia
Materi belum tersedia
Materi belum tersedia
Materi belum tersedia
Mahasiswa mampu memahami konsep database pada aplikasi web, mengetahui jenis database yang didukung Laravel, melakukan konfigurasi koneksi database MySQL pada file .env, memahami struktur konfigurasi database Laravel, serta melakukan testing koneksi database.
Dalam pengembangan aplikasi web menggunakan Laravel, database digunakan untuk:
Laravel menyediakan sistem koneksi database yang:
Database adalah kumpulan data yang disimpan secara terstruktur di dalam sistem komputer dan dapat diakses, dikelola, serta diperbarui dengan mudah.
Database digunakan untuk:
| Jenis Aplikasi | Data yang Disimpan |
|---|---|
| E-Commerce | Produk, transaksi |
| Rumah Sakit | Data pasien |
| Sistem Akademik | Data mahasiswa |
| Media Sosial | User dan postingan |
Laravel menggunakan database untuk:
DBMS adalah software untuk mengelola database.
Contoh:
MySQL adalah database management system berbasis relational database yang paling banyak digunakan bersama Laravel.
| Keunggulan | Penjelasan |
|---|---|
| Gratis | Open source |
| Cepat | Performa baik |
| Stabil | Banyak digunakan |
| Mudah digunakan | Cocok untuk pemula |
Laravel mendukung berbagai jenis database.
| Database | Keterangan |
|---|---|
| MySQL | Paling umum digunakan |
| PostgreSQL | Enterprise database |
| SQLite | Database ringan |
| SQL Server | Database Microsoft |
Secara umum Laravel paling sering digunakan dengan:
karena:
SQLite digunakan untuk:
PostgreSQL cocok untuk:
SQL Server biasanya digunakan pada:
Laravel menggunakan:
untuk menghubungkan aplikasi dengan database.
DB_CONNECTION=mysql
File:
.env
digunakan untuk:
project-laravel/.env
Contoh:
DB_CONNECTION=mysql
DB_HOST=127.0.0.1
DB_PORT=3306
DB_DATABASE=belajar_laravel
DB_USERNAME=root
DB_PASSWORD=
| Konfigurasi | Fungsi |
|---|---|
| DB_CONNECTION | Jenis database |
| DB_HOST | Host database |
| DB_PORT | Port database |
| DB_DATABASE | Nama database |
| DB_USERNAME | Username database |
| DB_PASSWORD | Password database |
DB_HOST=127.0.0.1
Artinya:
DB_PORT=3306
Port default MySQL:
Jika menggunakan MAMP PRO biasanya port MySQL:
DB_PORT=8889
Digunakan untuk:
Laravel memiliki file konfigurasi database pada:
config/database.php
Digunakan untuk:
Contoh:
'default' => env('DB_CONNECTION', 'mysql'),
env()
Digunakan untuk:
.env'mysql' => [
'driver' => 'mysql',
'host' => env('DB_HOST', '127.0.0.1'),
]
Alur:
.env
↓
config/database.php
↓
Laravel Database Connection
↓
MySQL
Digunakan untuk:
Jika konfigurasi .env berubah:
php artisan config:clear
Testing dilakukan untuk memastikan:
Buka phpMyAdmin atau MySQL.
Buat database:
belajar_laravel
Command:
php artisan migrate
Jika berhasil:
Migration table created successfully.
Laravel akan membuat tabel:
Jika gagal biasanya muncul:
| Penyebab | Penjelasan |
|---|---|
| MySQL belum aktif | Database server mati |
| Database belum dibuat | Nama database salah |
| Username salah | User database salah |
| Port salah | Port MySQL berbeda |
| Solusi | Penjelasan |
|---|---|
| Jalankan MySQL | Aktifkan database |
| Cek file .env | Pastikan benar |
| Cek database | Pastikan tersedia |
| Clear config | Jalankan config:clear |
Buat database:
belajar_laravel
menggunakan phpMyAdmin.
Edit:
DB_DATABASE=belajar_laravel
DB_USERNAME=root
DB_PASSWORD=
Command:
php artisan migrate
Jika migration berhasil:
.env.env.envDatabase merupakan komponen penting dalam aplikasi web Laravel untuk menyimpan data secara terstruktur. Dengan memahami konfigurasi database MySQL melalui file .env, struktur konfigurasi Laravel, serta testing koneksi database, mahasiswa dapat mulai membangun aplikasi Laravel yang terintegrasi dengan sistem database secara profesional.