Jejak pengalaman belajar dan sharing IT saya, semua tertuang disini.
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk nyata dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dharma pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa Universitas Hindu Indonesia (UNHI) diharapkan dapat mengimplementasikan pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai akademik yang telah diperoleh selama perkuliahan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Program KKN menjadi wadah pembelajaran kontekstual di mana mahasiswa belajar berinteraksi langsung dengan masyarakat, memahami dinamika sosial, ekonomi, budaya, dan lingkungan, serta merancang solusi berbasis potensi dan kearifan lokal. Dengan mengusung semangat Tri Hita Karana — keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan (Parahyangan), dengan sesama manusia (Pawongan), dan dengan lingkungan (Palemahan) — kegiatan KKN diarahkan untuk membangun kesadaran kolektif dan keseimbangan dalam kehidupan bermasyarakat.
Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa akan:
Melakukan observasi dan pemetaan potensi serta permasalahan masyarakat.
Menyusun dan melaksanakan program kerja yang relevan dengan kebutuhan lokal.
Berkolaborasi dengan pemerintah desa, lembaga adat, dan masyarakat setempat.
Menyusun laporan kegiatan sebagai bentuk refleksi dan kontribusi akademik.
Program ini tidak hanya memperkuat kompetensi profesional dan sosial mahasiswa, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan, empati, serta semangat gotong royong yang berlandaskan nilai-nilai Hindu dan kebudayaan Bali. Dengan demikian, KKN menjadi proses transformasi diri dan masyarakat menuju kehidupan yang lebih harmonis, mandiri, dan berkelanjutan.
Semester 7
Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hindu Indonesia merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang menjadi bagian penting dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Program ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai-nilai Hindu dalam konteks kehidupan sosial.
Melalui KKN, mahasiswa berinteraksi dengan masyarakat, melakukan identifikasi masalah, serta merancang dan melaksanakan program kerja berbasis potensi lokal dan kearifan budaya. Setiap kegiatan diarahkan agar mencerminkan nilai Tri Hita Karana — menjaga keharmonisan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan.
KKN tidak hanya menjadi sarana penerapan keilmuan, tetapi juga media pembentukan karakter, kepemimpinan, dan empati sosial. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan berkelanjutan dan menjadi agen perubahan yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas Hindu.